"BLOG BAGI GURU MILENIAL"

 


"Blog Bagi Guru Milenial"

Elys Lailatul M.


    Hari ini tepatnya hari Jum'at / 15 Januari 2021 tidak terasa sudah satu minggu saya mengikuti pelatihan belajar menulis di kelas yang semu karena pelatihan ini via WA group Om Jay. Ternyata asyik juga mengikuti pelatihan tersebut meski saya sudah tertinggal 2 pertemuan. Banyak ilmu pengetahuan yang saya dapatkan dari group ini baik dari para mentor atau teman-teman lainnya. Sungguh saya tidak merasa menyesal karena telah gabung di group ini.

    Untuk pelatihan hari ini adalah pertemuan yang ke-6 dan tepat pukul 19.00 WIB Om Jay memulai pelatihan ini. Sedangakan yang menjadi moderator hari ini adalah Bapak Sucipto Ardi dan kalau di sekolau beliau akarab di panggil dengan nama Pak Cip. Setelah Pak Cip memperkenalkan diri beliau menyampaikan susunan acara pada malam hari ini yakni :

1. Pembukaan

2. Paparan narasumber

3. Tanya jawab

4. Penutup

    Setelah menyampaikan susunan acara, beliau mulai memperkenalkan pemateri kita malam ini. Pemateri kita adalah seorang wanita hebat dan sukses yang mampu menjadi seorang penulis handal, beliau adalah Ibu Theresia Sri Rahayu, S.Pd. SD dan kita akrab dengan panggilan Cikgu Tere. Tema yang diangkat beliau adalah "Blog Sebagai Identitas Digital Bagi Guru Milenial". Sebelum moderator mempersilahkan cikgu Tere untuk memaparkan materi, terlebih dahulu moderator (Pak Cip) membagikan link di grop tentang blog cikgu Tere dan para peserta di persilahkan untuk berkunjung sejenak ke blog tersebut. Tanpa pikir panjang saya pun langsung klik link tersebut dan alangkah terkejutnya saya, waowwww...keren lho! best Achievement-nya telah tembus di atas angka 30. Hebat banget yaa cikgu Tere.

    Pak Cip selaku moderator, mulai mempersilahkan cikgu Tere selaku pemateri untuk memaparkan terkait dengan tema pada malam ini. Untuk mengawalinya cikgu Tere terlebih dahulu mengajak para peserta untuk berselancar, browsing melalui google chrome. Beliau meminta kita untuk mengetikkan nama cikgu Tere dengan menulis nama lengkap beliau di browser dan  meminta kita mengamati apa yang bisa kita lihat dari hasil browsing.

    Sebelum cikgu Tere melanjutkan memaparkan materi, beliau sedikit bercerita tentang perjalanan beliau. Bahwa pada tahun 2019 lalu beliau telah diberitahu tahu oleh panitia seleksi dan kebutulan pada saat itu beliau mengikuti kegiatan shortcoz ke luar negeri bahwa salah satu aspek penilaian peserta adalah penelusuran yang dilakukan terhadap media sosial yang dimilikinya. Beliau ingat bahwa pada saat itu telah mencantumkan alamat blog dan akun Facebook. Pada saat itu blog yang dicantukmkan adalah blog Kompasiana karena beliau belum memliki blog pribadi. Sejak mendengar pernyataan dari panitia, beliau mencoba untuk membangkitkan kembali keinginan beliau untuk mempunyai blog pribadi dan beliau gunakan secara aktif sebagai media untuk menulis. Pada saat itu cikgu Tere bertemu dengan Om Jay dan bertanya kepada Om Jay. sampai akhirnya beliau bisa bergabung di group belajar menulis gelombang 4.

    Cikgu tere mempunyai motivasi yang akhirnya membuat jadi seorang guru, tetapi beliau juga ingin menjadi seorang guru penulis dan juga ingin menjadi seorang guru Blogger. Sebagai seorang guru cikgu Tere merasa sangat senang dan lega ketika bisa memanfaatkan blog pribadi untuk menulis. Beliau senang menulis hal-hal atau peristiwa yang di alami oleh beliau terlebih yang berhubungan dengan tugas sekolah, misalnya materia yang dilakukakan saat BDR, langkah-langkah melakukan penilaian , dll. Dan ternyata apa yang beliau lakukan adalah merupakan sebuah proses pembangunan image atau identitas diri terutama terkait dengan tugas sebagai guru. Beliau memposisikan diri sebagai penulis sekaligus sebagai pembaca dari tulisan-tulisan beliau sendiri. Ketika guru blogger berkominikasi dengan para pembacanya akan cenderung menggunakan kata"Bapak/Ibu guru","anak-anak", atau "sahabat" karena menyadari kalau dirinya adalah seorang guru blogger. Hal ini menunjukkan bahwa blog menjadi identitas digital yang dimilikinya.

    Ketika kita berharap bahwa blog yang kita miliki bisa mencerminkan karakter atau sika-sikap yang baik, sehingga kita harus belajar untuk bisa meningkatkan konten-konten yang akan kita buat dalam blog. Lalu bagaimana caranya untuk bisa membuat konten digital yang baik??? tentunya kita perlu memahami terlebih dahulu tentang Kompetensi Digital. Di dunia pendidikan Kompetensi Digital adalah sebagai penggunaan teknologi dengan cara yang meyakinkan, tepat, dan aman untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran dan pendidikan. Menurut Digcom 2.0, European Comission (2015), salah satu kompetensi digital yang perlu dikembangkan adalah kemampuan untuk menciptakan konten digital, dalam hal ini adalah konten blog yang menarik dan berkualitas.

    Menurut bunda Tere, Kita harus menguasai kompetensi digital karena saat ini kita sudah memasuki abad 21 di mana salah satu jenis ketrampilan yang harus dimiliki baik oleh guru maupun siswa adalah Litersai. Literasi Digital merupakan literasi dasar yang harus dimiliki. Bunda Tere juga mengatakan, bahwa blog dapat di gunakan sebagai salah satu media atau sumber belajar dalam mode pembelajaran Blended Learning (pembelajaran kombinasi antara daring dan luring) dengan catatan guru harus mempunyai kompetensi digital yang mumpuni.

    Seorang guru ketika membuat kontent digital dalam blog harus di buat semenarik mungkin dan tetap menjaga kualitas. Ini dikarenakan siswa yang akan kita hadapi adalah generasi milenial yang mempunyai kecakapan digital yang cepat. Pada kesempatan ini cikgu Tere memaparkan tips membuat konten blog yang menarik dan berkualitas, diantaranya adalah :

1. Hindari plagiasi (buat konten yang orisinil)

2. Mudah dipahami dan diterapkan

3. Tulislah konten yang singkat, padat, dan jelas

4. Kombinasikan tulisan dengan gambar atau video

5. Buatlah Konten Up to Date!

6. No. Hoax (Saring sebelum sharing)

7. Ciptakanlah Engaging Content

8. Lakukan swa editing untuk menghindari typo

    Kalimat terakhir beliau saat memaparkan materi yaitu sebagai guru kita sudah dibekali dengan kemampuan yang lebih yakni keikhlasan untuk membagikan ilmu yang telah kita miliki. Dan ketika kita memilih menjadi seorang blogger, maka kita sebaiknya membagikan tulisan-tulisan yang sesuai dengan identitas kita sebagai guru tersebut.

       Waooww...menarik sekali materi yang telah disampaikan oleh cikgu Tere dan mungkin ini yang bisa saya sajikan  dari hasil pertemuan ke-6 semoga membawa banyak manfaat bagi kita semua dan khususnya bagi pribadi saya. Jujur setelah saya membaca dan mendengarkan materi yang telah dipaparkan oleh cikgu tiba-tiba hati saya tergerak dan bergegas untuk lebih semangat dan memulai sering menulis di blog yang saya miliki terlebih saya adalah juga seorang guru yang tentunya banyak hal yang bisa saya tuangkan di blog.

    Terimakasih cikgu Tere sudah menginspirasi saya, salam kenal dari saya. Semoga blog yang saya miliki mampu menjadi identitas digital bagi saya sebagai guru sesuai dengan tema dan judul di atas. Dan tentunya saya tetap mengharap kritik dan saran melalui komentar demi berkembangnya tulisan-tulisan saya di blog ini supaya menjadi lebih baik dan menarik.



TERIMAKASIH

    




Komentar

Posting Komentar