Bagaimana Cara Menulis Buku Yang Produktif ?

 


"Bagaimana Cara Menulis Buku Yang Produktif ?"

Elys Lailatul M.


    Pelatihan belajar menulis malam ini merupakan pertemuan ke-7 dan tema yang di angkat adalah "Produktif Menulis Buku". Tentu saja tema ini akan disampaikan oleh pemateri yang tidak kalah hebatnya dengan pemateri lainnya. Beliau adalah Ibu Noralina Purwa Yunita, M.Pd dan kita menyapa beliau dengan panggilan Bunda Nora. Beliau dulu juga salah satu anggota group belajar menulis bersama Om Jay pada gelombang 8, beliau berhasil dan mampu melahirkan buku-buku yang kreatif dan inovatif.

    Demi berjalannya acara hari ini maka akan di pimpin seorang moderator yang tidak asing bagi kita semua yaitu Bunda Aam Nurhasanah. Beliau memang luar biasa sehingga sering ditunjuk sebagai moderator. Dan ternyata bunda Aam ini adalah satu group, satu anggota dengan bunda Nora saat belajar menulis.  Pertama-tama sang moderator mengirim file PDF yang berisi profil beliau. Di bawah ini adalah profil pemateri malam ini dan begitu banyak prestasi prestasi yang telah diraihnya.  


    Bunda Nora mulai menulis 'lagi' yaitu semenjak masa pandemi, tepatnya bulan April 2020. Hasrat terpendam beliau untuk menulis kembali muncul setelah bergabung di group belajar menulis bersama Om Jay. Dan al-Hamdulillah di akhir tahun 2020 kemarin sudah ada 8 buku yang berhasil ditulis, yaitu 4 buku solo dan 4 buku antologi. Karya-karya beliau tersebut adalah :

1. Karya bersama Prof. Richardus Eko Indrajit yang di terbitkan oleh penerbit Andi

2. Naskah antologi bersama peserta gelombang 8 dan berjudul "Kisah Inspiratif Sang Guru"

3. Karya antologi dengan para peserta di beberapa gelombang waktu Om Jay mengadakan lomba blog dan hasil karyanya dibukukan 

4. Buku hasil resume menulis dipelatihan

5. Karya dengan berkolaborasi dengan Prof. Richardus Eko Indrajit

6. Karya berjudul "Kiat Praktis Menulis Modul Berbasis Riset"

7. Karya antologi denga 3 siswi hebat

8. Kompilasi dengan para penulis di YPTD, penerbit asuhan bapak Thamrin Dahlan

Selain buku, juga ada beberapa karya juga terbit di media cetak dan daring.  

  Ada beberapa trik menurut bunda Nora yang bisa digunakan apabila ingin memiliki beberapa karya dalam waktu singkat. Trik tersebut adalah :

1. Mengikuti program menulis antologi atau kolaborasi.

    Jika bapak/ibu belum PD untuk menulis solo, maka bapak/ibu dapat mengikuti beberapa program menulis antologi atau kolaborasi dengan beberapa penulis.

2. Menulis setiap hari di blog

    Cara ini yang juga di lakukan olen bunda Nora ketika menjadi peserta di gelombang 8. Waktu itu materi di berikan setiap malam dan harus membuat resume dan di tulis di blog pribadi sehingga beliau jadikan dalam bentuk buku yang berjudul "Jurus Jitu Menulis dan Berprestasi"

3. Menulis di media sosial

    Arahkan hobi dengan menulis yang lebih berarti di media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Misal, cerita motivasi, pengalaman pribadi maupun cerpen. Silahkan tulis secara konsisten dan jika sudah banyak bisa dijadikan buku.

4. Menulis buku harian

    Ternyata buku harian dapat menghasilkan sebuah karya berbentuk buku. Kita bisa menuangkan cerita pribadi kita baik di saat kita sedih, bahagia atau apapun di buku harian yang kita miliki. Dan kita bisa merubahnya ke dalam cerita fiksi dan pengalaman pribadi.

5. Ajak siswa menulis 

    Bapak ibu sebagian besar adalah menjadi seorang guru, oleh karena itu ajaklah siswa/siswi bapak untuk ikut berkarya. Caranya siswa/siswi di beri tugas untuk menulis cerpen atau puisi dengan tema tertentu kemudian hasil karya mereka jadikan sebuah buku. Selain itu, bisa juga ajak mereka bergabung di group menulis yaitu dengan membuat group WA dan infokan ke semua wali kelas, bagi siswa yang tertarik dapat langsung masuk group. Setelah siswa masuk group tentukan tema penulisan serta memberikan pengarahan sehingga mereka bisa mulai membuat sebuah karya.

    Salah satu kiat sukses bunda Nora adalah banyak mempelajari Buku UKTUB karya dari bapak Akbar Zainudin. Ada jurus TOJTRP dari Bapak Akbar yang harus kita ingat, yaitu:

1. Tema

    Tentukan tema buku yang akan ditulis

2. Outline / TOC / Daftar Isi 

   Outline / ToC / Daftar Isi merupakan langkah kedua setelah menentukan tema dalam penulisan buku. Ada beberapa alasan mengapa membuat daftar isi itu penting, di antaranya yaitu :

    a. Daftar isi merupakan kerangka pikiran kita dalam menuangkan setiap ide dalam buku yang akan di tulis

    b. Membantu menjabarkan tiap bab dan sub bab dalam buku

    c. Kita dapat mengetahui awal dan akhir dari buku kita melalui daftar isi ini

    d. Membuat kita mudah dalam mencari  referensi / pusaka yang kita butuhkan

    e. Agar tulisan dalam buku kita lebih terfokus dan tidak sampai keluar bahasa / topik

   f. Dan yang paling penting, adanya daftar isi ini akan membantu kita untuk menjadwalkan kapan buku kita harus selesai. Dengan kata lain target waktu selesainya buku.

    Bagaimanakah cara membuat daftar isi itu??? caranya adalah :

    1. Untuk Naskah Non Fiksi

    Ikuti pedoman 2W+1H. Penjelasnnya seperti di bawah ini :

    *  WHY

        Bab awal merupakan bab yang menjawab why, artinya mengapa. Dalam hal ini bab awal dapat berupa : 

-  MENGAPA...........

-  PENTINGNYA......

-  ALASAN...............

    *  WHAT

    Bab selanjutnya menjawab What (apa). Artinya bab tersebut menjelaskan pengertian, jenis, atau mungkin ciri khusus dari apa yang akan kita tulis di buku. Contohnya :

-  MENGENAL MEDIA.....

-  APA ITU MEDIA.....

-  SPESIFIKASI MEDIA....

   *  HOW

    Sedangkan bab berikutnya yang biasanya merupakan bab akhir, biasanya menjawab How (bagaimana). Untuk menjawab How ini, dapat dibuat lebih dari 1 bab karena How meliputi tahap pembuatan, pelaksanaan, penerapan, hasil dan kelebihan serta kekurangan. Misalnya :

-  PENERAPAN MODEL.....

-  IMPLEMENTASI.....

-  PERANCANGAN.....

-  HUBUNGAN MODEL.....

-  KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEL.....

    2. Untuk Naskah Fiksi

    Naskah fiksi contohnya adalah novel.  

    Cara membuat daftar isi pada naskah fiksi adalah :

    a. Tentukan Prolog

        Biasanya pengenalan tokoh, setting cerita, awal cerita,. Biasanya di prolog ini belum ada konflik, alur juga belum terlihat karena masih merupakan bagian awal dari cerita.

    b. Tentukan konflik cerita

    Biasanya di bab-bab pertengahan sudah mulai muncul apa yang menjadikan konflik atau permasalahan dari cerita itu. Ini merupakan bab inti karena di dalamnya ada hikmah yang dapat diambil oleh pembaca.

    c. Tentukan klimaks dari konflik

        Ini biasanya masih ada di bab pertengahan yang merupakan puncak dari konflik yang terjadi.

    d. Tentukan solusi dari konflik yang ada

        Ini merupakan bagian bab sebelum akhir bab. Biasanya penulis menyajikan solusi permasalahan yang terjadi, jalan keluar, adanya hikmah dan pesan kepada pembaca.

    e. Tentukan Epilog

      Epilog merupakan akhir dari cerita dan menjadi bab penutup pada naskah fiksi. Akhir sebuah cerita boleh happy ending (bahagia) atau sad ending (sedih) tergantung dari si penulis. 

    Setelah membuat daftar isi baik itu berupa naskah fiksi atau non fiksi, langkah selanjutnya adalah mengembangkan tulisan dari daftar isi tersebut. 

3. Jadwal

    Jadwal kita tentukan berdasarkan outline yang kita buat, misal kita ingin 1 bulan selesai sementara kita memiliki 5 bab di outline kita, berarti 1 bulan dibagi 5 bab.

4. Tulis

    Setelah outline oke, jadwal fix, referensi siap, tinggal tulis sesuai dengan otline yang kita buat.

5. Revisi

    Revisi biasanya waktunya paling lama. Revisi dapat dilakukan dengan swaeditinv atau dengan bantuan. Caranya minta bantuan kepada teman untuk membaca naskah tersebut karena ini sangat berguna sekali untuk menemukan kesalahan dalam penulisan buku tersebut. Baik dalam hal EYD, struktur kalimat atau pemilihan kosa kata.

6. Penerbit

    Setelah semua beres, naskah lengkap, editing juga sudah, pelengkap naskah oke barulah buku tersebut di masukkan ke penerbit. Boleh penerbit mayor atau penerbit indie. Pasti ada plus minusnya.

    Itulah pemaparan materi terkait tema produktif menulis buku oleh bunda Nora, begitu jelas dan bermakna apa yang telah disampaikan oleh beliau. Dan kini tiba saatnya sesi tanya jawab dan moderator mempersilahkan kepada peserta yang ingin bertanya. Pada awalnya saya tidak tertarik untuk bertanya karena selesai menyimak materi saya mengerjakan tugas resume pertemuan yang kemaren. Saya mengerjakannya sambil menyimak di group barang kali ada pertanyaan yang menarik dari bapak/ibu peserta. Dan ternyata saat saya menyimak group itu kembali, saya mendapati satu chat bunda Nora  yang menyampaikan bahwa nanti di akhir pertemuan para penanya akan di undi dan mendapat doorprize berupa buku dari beliau dan diambil 3 orang.

    Saya kaget dan akhirnya berhenti sejenak dari pandangan laptop dan konsentrasi kembali pada group. Tiba-tiba di otak saya timbul keinginan untuk bertanya dan kebetulan saya dapat P12 yang artinya antrian bertanya nomor 12. Setelah semua yang bertanya kepada bunda Nora mendapatkan jawaban masing-masing  dan para peserta sudah tidak ada yang bertanya, kini tiba saatnya mengundi para penanya dan kebetulan jumlah penanya malam ini ada 15 orang, salah satunya adalah saya.    

    Tentunya semua penanya deg-degan termasuk saya karena berharap bisa termasuk dari 3 orang dan bisa mendapatkan buku dari bunda Nora. Siapa sich yang tidak mau mendapat paketan buku dari beliau???pasti semuanya menginginkan itu terlebih 15 orang penanya tersebut. Ketika bunda Nora mulai mengundi satu nama pertama dan di share di group ternyata itu bukan nama saya, selanjutnya undian yang kedua ternyata juga bukan saya. kini undian yang terakhir dan deg-deg berasa cemas, saya membaca di group ternyata itu juga bukan nama saya. Perasaan kecewa ada tapi itu bisa saya buang karena mungkin itu bukan rezeki saya, dan yang lebih penting adalah ilmu pengetahuan yang telah saya dapatkan pada pertemuan ini. 

    Demikian resume pertemuan ke-7 yang dapat saya sajikan. Terimakasih saya ucapkan kepada bunda Aam selaku moderator dan terkhusus untuk bunda Nora selaku pemateri.



Jombang - Jawa Timur




Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Menulis Buku Menuju ke Penerbit"

"Tips Bapak Agus Dalam Menulis"

Berbagilah Dalam Menulis