"Menghidupkan Kembali Gerakan Literasi Madrasah (GLS)"
"Menghidupkan Kembali Gerakan Literasi Madrasah (GLS)"
Elys Lailatul M.
Jombang - Jawa Timur
Syukur Al-Hamdulillah...ternyata saya masih bertahan dan semanagat mengikuti perkuliahan semu belajar menulis via group yang dikelola oleh Om Jay. Rasanya bangga sekali dan merupakan sebuah keberuntungan bagi saya karena bisa bergabung di group tersebut dan bisa menggali ilmu baik dari para mentor maupun dari Bapak/Ibu peserta yang ada di group. Meskipun di group itu saya merasa paling tidak bisa dan tidak faham akan hal tulis menulis apalagi saya lihat teman-teman yang lain sudah pada ngewes dalam menulis dan itu terbukti dari blog yang link mereka kirim di group. Wuihhhh...dan isinya bagus-bagus banget dan sudah pas untuk dibaca khalayak ramai, sedangkan aku???aduchhhh...benar-benar saya kadang minder dan tidak percaya diri. Tapi perasaan itu berhasil saya buang dan abaikan sehingga saya masih bertahan untuk mengikuti belajar menulis di group Om Jay.
Hari ini adalah hari Rabu / 13 Januari 2021 yang merupakan belajar menulis pertemuan ke-5. Acara ini berlangsung dari mulai pukul 19.00 WIB. O..o..lagi-lagi saya terlambat membuat resume sehingga saya tidak bisa mengumpulkan resume tepat waktu. saya mohon maaf kepada Om Jay karena selalu terlambat dalam pengumpulan resume di karenakan ada hal yang membuat saya tidak bisa menyelesaikan tugas secepatnya.
Pada pertemuan ke-5 ini di pandu oleh seorang moderator hebat dari Lebak - Banten, beliau adalah Ibu Aam Nurhasanah, S.pd. Dan pemateri malam ini adalah seorang alumni belajar menulis gelombang 8. Beliau seorang penulis yang luar biasa, siapakah beliau???mungkin para pembaca blog saya ini ada yang sudah tahu bahkan sudah kenal. Yaa...beliau adalah Bapak Bambang Purwanto, S.Kom.,Gr yang akrab kita sapa dengan Mr. Bams. Beliau adalah ketua Tim Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMP Taruna Bakti.
Pemateri kita pada pertemuan ini mengangkat sebuah tema yang saya rasa sangat penting saat ini terkait dengan Literasi. Saya yakin banyak sekolah-sekolah yang berbasis Literasi sehigga tema malam ini sangat cocok untuk kita semua. Tema malam ini adalah "Menebarkan Semangat Hobi Menulis Untuk Gerakan Literasi Sekolah (GLS)". Sebelum Bapak mentor alias Mr. Bams menyampaikan materi terkait dengan tema ibu moderator dalam hal ini Ibu Aam terlebih dahulu men-share sebuah link yang berisi Curiculum Vitae (CV) Mr. Bams, Profile GLS SMP Taruna Bakti dan Link website GLS SMP Taruna Bakti.
Tema yang di angkat malam hari ini berbeda dengan tema yang lain dari pemateri-pemateri sebelumnya dengan harapan apa yang kita lakukan menjadi imbas untuk gerakan literasi di sekolah. Mr. Bams telah bergabung di group belajar menulis gelombang 8 sekitar bulan Maret 2020 dan beliau baru memiliki blog pribadi. Semenjak bergabung di group tersebut hobi beliau dalam hal menulis terus bertambah. Beliau memiliki satu karya dan setiap hari membuat kalimat "Bahagia Mr. Bams" yang di dalamnya bertuliskan kalimat "Halo sobat juara Mr. Bams. Semoga selalu dala keadaan sehat dan dimudahkan urusannya". Waoowwww...unik sekali ya beliau sampai setiap hari harus menulis satu karya tersebut. Satu karya yang setiap hari beliau tulis telah diposting di website, tidak hanya itu saja tapi beliau juga mempostingnya di Instagram (IG) dan Facebook (FB).
Beliau menyalurkan hobi menulisnya di berbagai blog yang sudah dibuat sehingga sudah banyak tulisa-tulisan beliau. Saya jalan-jalan dengan membuka link dari blog Mr. Bams. Upsss...ternyata banyak juga tulisan-tulisan beliau di link tersebut dan isinya juga cukup menarik meski tidak semua tulisan di dalamnya saya baca tapi cukup mmewakili untuk saya berasumsi bahwa Mr. Bams adalah juga penulis yang hebat. Beliau menuturkan "semangat menulis yang dimiliki oleh bapak-bapak dan ibi-ibu semua, semoga menjadi penggerak sebagai penggiat Literasi di sekolah kita masing-masing". Membaca kalimat itu saya jadi teringat gerakan literasi yang ada di sekolah saya yang saat ini hampir tidak berjalan alias "off" terlebih di masa pandemi seperti ini, di mana proses pembelajaran dilakukan secara daring dan mungkin pihak sekolah saya harus mencari ide-ide kreatif agar gerakan literasi di sekolah kami bisa hidup kembali sebagaimana fungsinya di masa pandemi ini dan ini menjadi PR bagi teman-teman di sekolah kami. Saya terinspirasi dengan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang ada di sekolah Mr. Bams yang telah melaksanakan kegiatan Gerakan 15 menit membaca sebelum belajar dan saya ingin juga menerapkan di sekolah meski kecil kemungkinannya.
Sudah 2 tahun ajaran Mr. Bams tidak menjadi wali kelas di sekolahnya karena telah dipercaya dan ditunjuk sebagai Tim Literasi Sekolah. Semenjak beliau di tunjuk sebagai ketua banyak prestasi yang telah diperoleh salah satunya adalah Juara Literasi 1 se-Kota Bandung dan mmendapatkan anugerah utama untuk bidang literasi bahkan beliau pribadi juga mendapatkan penghargaan perorangan sebagai Penggiat Literasi. Prestasi yang diraih oleh Mr. Bams tidak hanya itu saja melainkan pada tahun 2019 beliau mendapat Nominasi Guru Inspiratif Een Sukaesih Award 2019.
Progam Literasi untuk mingguan yang ada di sekolah beliau, di antaranya adalah :
1. Senin Membaca Kitab Suci (SMKS)
2. Selasa - Kamis : membaca buku non-pelajaran
3. Jum'at Ayo Menulis (JAM)
Untuk mengetahui hasil kegiatan literasi yang dilakukan oleh siswa, maka Mr. Bams membuat laporan setiap hari.Tidak hanya progam yang telah disebutkan di atas, namun masih ada progam Literasi yang lain yaitu "Bincang Literasi" yang tujuannya adalah agar anak-anak mumiliki kemampuan bicara. Dari beberapa program Literasi yang telah di paparkan oleh Mr. Bams, akhirnya saya sangat tertarik untuk membuat program literasi seperti yang beliau buat dengan harapan Gerakan Literasi Sekolah di lembaga saya bisa hidup kembali.
Dalam pengembangan diri untuk kemampuan bernbicara, beliau membuat Obrolan Santai di chanel youtube pena Mr. Bams sejak bulan November 2020 dan ditayangkan setiap hari Selasa sedangkan di tahun 2021 ini tayang setiap hari Selasa dan Jum'at.
Selain kemapuan menulis melalui website atau blog dan kemampuan berbicara di chanel youtube yang dimiliki oleh Mr. Bams, beliau juga memiliki kemampuan mendongeng bahkan beliau berhasil menciptakan karakter yang diberi nama "Mario Teduh". Upsss...bukan "Mario Teguh" lho, tapi "Mario Teduh". Apa ya..kira-kira alasan Mr. Bams memberi nama karakternya dengan Mario Teduh, pasti ada alasannya dong! Dan ternyata nama Mario Teduh itu itu adalah "Mari Ayo Tenang Dalam Urusan Hidup".
Bapak Mario Teduh juga ikut menyampaikan satu hal, yaitu menulis bisa dikembangkan dengan rajin membaca dan kemudian kita kembangkan dalam kemampuan berbicara seperti yang dilakukan di kelasnya Om Jay yang sudah ada kelas berbicara. Bapak Mario Teduh menyampaikan klau Bapak Mario Teguh punya "salam super sekali", akan tetapi bapak Mario Teduh punya "salam super seterusnya".
Mungkin inilah yang bisa saya tulis dengan amat sangat sederhana bahkan masih banyak kurangnya dari pada lebinya, harapan saya ada kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk saya bisa menulis yang lebik baik lagi. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Mr. bams selaku pemateri pada pertemuan kali ini. Semoga ilmu yang beliau sampaikan bisa bermanfaat bagi pribadi saya dalam menghidupkan kembali Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di mana tempat saya mengajar.
SALAM LITERASI

Luar biasa tulisan ini...
BalasHapusTerimakasich teman...tetap saya tunggu semua motivasinya
BalasHapus